Hirarki
Oleh: Dina. S
Kenangan yang sudah terkubur itu kembali
menari-nari dalam pikiranku. Meski tak mau, aku mencoba merelakan diri ini
untuk menurutinya. Sama halnya seperti siang yang cerah waktu itu. Di mana aku
melihat seorang wanita yang membuka jahitan dalam perutnya. Kancing terakhir
dari setelan kemejanya ia buka, kunang-kunang dengan berbagai warna berhamburan
dan mencoba membaur dengan matahari. Sungai mengalir indah bersama dengan
ikan-ikan yang terguyur pancuran air dari bambu, setelah bagian akhir dari
tubuh wanita itu dikelupasnya, Ia menutup mataku sebelum menceburkan dirinya ke
dalam sungai.
Penari kipas yang mengakhiri perjalanan
terakhirnya mengorbit planet khalayanku. Kemudian dia menyeretku ke dalam
kenangannya. Di sana aku melihat para wanita sangat kagum dengan tarian kipasnya
yang mempesona. Lelaki itu menutup telingaku di saat ribuan pasang kekasih mengeluarkan
kata-kata umpatan. Badannya yang lemas pun mencoba menghindari pertikaian yang
terjadi dengan wanita yang ingin bertahan dengannya. Lelaki itu mencibirnya
berkali-kali, karena dia berfikir pertikaian itu hanya bualan semata.
Gambaran kisah cinta selalu dimiliki oleh
bentangan langit bersama awan. Mengisyaratkan akan cinta yang bergelora, lepas
dan abadi. Sebuah kalimat yang tertulis di permukaan batu nisan seorang gadis. Remaja
laki-laki yang tak lain sahabat terdekatnya, menunduk kemudian ia raih cangkul
yang ada di sampingnya. Tangis dan jerit kehilangan menderai bersama hujan, ia
pun menggali persinggahan terakhir gadis yang ia sayangi. Kepingan emas dan
batu perak berceceran menutupi setengah lahan pemakaman. Ku rapatkan mulutku,
saat ia cungkil jantungnya dan terbaring bersama.
Pembeli realita menyalin dengan bermacam-macam
cerita. Potongan kertas dari salah satunya aku simpan di dalam saku.
Karena yang kulihat dia membiarkannya tertumpuk dan lembap sampai beberapa hari.
Pembeli itu mengayamnya di bawah terik mentari dan sinar rembulan. Sementara
itu adukan cat yang kian mengering menjadi teman terakhirnya saat pembeli lain
melihatnya terbujur kaku.

