Jumat, 18 Oktober 2024

Coretan

 Kepala

Oleh: Dina. S


Deburan hati menjaganya agar tak kosong

Tak pedulikan ruasnya jemari yang kotor

Isi yang sama dari rekaan kata-kata

Seperti angin dari hujan yang tak biasa mendobrak jendela


Kepingan mimpi menggegerkan bilik-bilik

Hampir berlubang bagai tahu diisi cincangan cabai

Lalu bihun goreng yang tersusun bagai helaian sutra

Disulam oleh sumpit, tersisa kuah bertabur seledri


Sendiri menikmati siang di bukit ujung kota

Hidung yang dirasuki serbuk bunga

Menggelar temu dalam tempurung kepala yang kosong

Menjajarkan realita tuk mengelabui serabut mimpi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Coretan

Rautan Pensil Oleh: Dina. S Ku berharap kamu bertanya Seberapa gram serbuk; atau Seberapa banyak gulungan lembut Dari sisa sayatan pensil ya...