Sabtu, 16 Desember 2023

Cerita

Kemenangan Palsu

Oleh: Dina.S


Dua penjaga taman menjamu

Para pemilik wajah-wajah lugu dengan pakaian yang lusuh

Tangan yang lembut, sorot mata yang teduh

Merangkul mereka untuk berkumpul


Di dalam sebuah lingkaran saling berjumpa

Air mata hangat membasahi pipi yang dingin

Bercerita haru dengan terbata-bata


Lalu, mereka menunduk dan berbaris

Untuk menyambut si Pemilik taman


Dalam sebuah lingkaran pun mereka bermain

Pertanyaan, pernyataan dan hidangan besar

Tiada celah untuk dijadikan pelarian

Lima penjaga pun tak bisa dibuat ramah


Pengkhianat akan hancur

‘Kemenangan Palsu’ tak lagi diperebutkan


Jumat, 15 Desember 2023

Penjelasan Tulisan 'Teman'

 Assalamualaikum wr wb,

Mohon maaf sebelumnya, mau menjelaskan coretan yang berjudul ‘Teman’. Kenapa coretan tersebut diberi judul teman? Kenapa bukan Ibu, bapak, pacar, suami, anak ataupun sahabat, dsb? Alasannya karena teman tidak butuh yang namanya status sosial. Tapi, teman selalu ada ketika dibutuhkan. Dan yang mengerti tanpa harus dimengerti dahulu. Dalam pertemanan tidak ada rasa canggung apalagi segan. Meski teman segalanya tapi teman tidak bisa saling memiliki. Karena teman ada hanya untuk mendampingi sesuai kata dasarnya teman, jika diberi imbuhan me-i jadi menemani. Sesuai coretan saya yang sebelumya yaitu ‘Mei’. Nyambungnya sama coretan sebelumya. Coretan ‘Mei’ sendiri itu ditujukan ke keluarga yang paling dekat dan paling mengerti(itu di bait pertama). Yang bait keduanya dikhususkan untuk pertemanan kedua sahabat yang ditinggalkan oleh salah satu temannya. Yang kemarin viral. Insyaallah nanti saya jelaskan. 🙏.

Teman di sini ditujukan ke ‘Uang’. Bukan berarti yang saya inget cuma uang. Di sini hanya sekedar menuangkan tulisan. Tapi terserah kalian anggap saya mata duitan atau apa. Huhuhu. Tulisan ini terinspirasi dari pas saya gajian.

Bait pertama udah dijelaskan dengan kata ponsel lama. Berarti terjadi di waktu yang sudah lama. Lanjut, di batas jalan dikonotasikan ke akhir bulan atau waktunya dapat gaji.

Bait ke dua sesuai di coretannya selalu datang tepat waktu, karena emang gajiannya di tanggal tersebut.

Bait ke tiga menulis rincian pengeluaran. Terus mulai dikeluarkan untuk keperluan apa saja. Sampai membeli sesuatu yang diinginkan, dll.

Bait ke empat itu ungkapan dari sudut pandang uangnya. Yang mengartikan tentang perpisahan itu gaji terakhir. Dimana ada Pemilik Canda berarti ekspresi pertama kali menerima gaji. Dan kertas putih tanpa nama. Mengundurkan diri. Dengan pakaian lusuh tua tak bercorak. Jadi pengangguran, tua dan janda. Hahahaha.....

Wassalamu’alaikum wr, wb.


-Dina.S-

Selasa, 12 Desember 2023

Coretan

 Biskuit

Oleh: Dina. S


Sepasang merpati hinggap di dahan pohon

Menyaksikan gadis yang belajar meniup seruling


Di atas bebatuan, di tepi sungai yang dingin

Daun-daun kering yang terkibas angin

Menghambur dan ia menunduk karenanya


Padi-padi menguning terguyur hujan deras

Langkah-langkah kaki kecil

Tempo yang cepat dan mendayunya isak tangis

Diakhiri jari manis menutupi ujung lubang

Kutipan

 Pemantik

Oleh: Dina.S



Kayu yang terbakar habis akan menjadi arang

Rokok pun meninggalkan abu setelah terhisap


Untuk apa rindu jika tak pernah saling bertemu

Mengapa harus saling menyayangi,

Jika kita tak sanggup untuk melengkapi


Jumat, 01 Desember 2023

Coretan Gabut

 Kutukan

Oleh: Dina.S


Aku selalu tertarik dengan kilaunya cahaya di ujung bintang

Terlihat seperti mencoba memotong awan menjadi beberapa bagian;

Melesat lalu berpantulan di permukaan danau

Untuk menghiasi senyapnya hutan hujan


Aku selalu tertarik dengan kilaunya cahaya di ujung bintang

Darinya yang terbagi menjadi bersatu

Dan darinya pun dua pasang mata kita saling bertemu;

Meski tak pernah menentu



Penjelasan:

Bait pertama hanya seseorang dengan ekspektasinya.

Bait ke dua realita yang dia dapat

Kamis, 30 November 2023

Coretan

 (Judul lagi difikirin)

Oleh: Dina.S


Melepaskan penat sisa semalam

Bersepeda, mencoba membelah mentari pagi ini

Bunga liar, bebatuan dan air sungai yang riuh

Menyamarkan deru kendaraan


Masih hanyut akan perbincangan tadi malam

Mengutarakan rasa rindu untuk bisa bertemu

Dengan jawaban yang membuat pilu


Terpikir ketika mentari menerangi badanku

Mendaratkan bayangan melewati pagar menembus di atas teras

Selalu mengikuti, sepeda yang terus melaju


Bayangan...

Tiada cahaya dan menyerap warna lain

Bagiku itu seperti kita....

Kamu yang tercipta dan aku pemilik rasa

Senin, 27 November 2023

Coretan

 Kamu tau?

Oleh: Dina.S


Rasa yang sama dalam kisah lama

Duduk bersandar di atas rumput kering


Suara angin yang bertumbuk

Dengan daun-daun saat itu

Mendayu-dayu hingga lupa senja pun akan tiba


Getaran yang masih terasa sama

Peluit yang melengking di siang hari

Memberitahukan kedatangan maupun kepulangan

Sebuah kereta yang selalu melaju di atas relnya


Kamu tau, cinta dan benci meski berbeda

Tapi abadi di dalam jiwa


Coretan

Samaran

Oleh: Dina.S


Kutulis sebuah nama

Dengan sekelumit kisah di dalamnya

Raut wajahnya selalu ceria

Namun tidak dengan asanya


Sampul buku yang indah

Garis-garis melintang dan simetris

Guratan halus tanpa terpaksa

Mengkorelasikannya sehingga menjadi diksi

Berbagai majas dalam sebuah puisi





Sabtu, 25 November 2023

Coretan

Sama

Oleh: Dina.S


Tak terlewatkan satu kata yang kujadikan penawar rindu

Senyuman yang Kau haturkan saat itu,

Masih terpenjara dalam lamunan


Meski pohon itu kini kering dan tak terawat,

Dan daun terakhir jatuh dari tangkainya

Namun tetap ku siram kubiarkan hujan untuk membasahi


aku tahu Kau tak pernah perduli

Dengan lirih suaraku yang ku latih untuk menjamu

Di tiap-tiap pertemuan kita


Selalu ku tahan untuk tidak menepi

ku tetap menunggu, karena kapal ini milik-Mu...

Minggu, 19 November 2023

Pengingat

 Harapan

Oleh: Dina.S


Harapan selalu muncul di saat hati terasa kosong

Bukan harapan jika tidak ada pilihan

Kini tentang rasa iba atau damba


Meski dalam pilihan yang sama

Yaitu rasa damba untuk berjumpa

Tapi, iba untuk merelakan dia yang selalu ada

Membuat harapan itu tetap serupa


Selasa, 14 November 2023

Coretan

Putih

Oleh: Dina.S


Dari selembar kertas putih kutulis namamu

Bukan hanya tentang kisahmu

Tapi ku rangkai mimpi-mimpi indahmu


Kau pun membalasnya meski ku tak mau

Cat warna-warni di atas kanvas putih

Hingga kau menerima kesan ribuan pasang mata

Meski lupa dengan torehan sebuah nama

Di ujung karya indahmu


Putih yang kini kau harapkan

Seperti cinta suci yang seolah kau suguhkan


Tanpa kau sadari, putih pun adalah batas sebuah ketulusan.


Coretan

Rautan Pensil Oleh: Dina. S Ku berharap kamu bertanya Seberapa gram serbuk; atau Seberapa banyak gulungan lembut Dari sisa sayatan pensil ya...