Kamis, 17 Juli 2025

Coretan

Balsem

Oleh: Dina. S


Rumah itu merindukan kita

Dia membiarkan ruamnya terbuka sejak lama

Rumah itu benar-benar merindukanmu

Tampak pilu wajahnya karena menahan rindu


Tanpamu, rumah itu bukan kita

Terlihat biasa seperti tempat yang lain

Meski begitu, aku berharap ada kamu

Duduk di tempat aku duduk waktu itu


Seharusnya kamu menyadari jika perpisahan itu ada

Dan tetap bersamaku sampai dia benar-benar tiba


Ku jelmakan kamu di indahnya mentari pagi

Ku hantarkan lembutnya sapamu dalam ritme sirine kereta api

Ku larutkan bayanganmu pada asap yang bercampur angin siang hari

Untuk menutup luka, ku rintikkan sekejap air mata ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Coretan

Buah Delima Oleh: Dina. S Bisakah aku pergi tanpamu, saat ku tahu Kamu bukan tempat terakhirku Liar perangaimu menelanku perlahan Lalu meluc...