Senin, 30 Desember 2024

Coretan

Persimpangan Jalan

Oleh: Dina. S


Bertahan cukup lama di sebuah penginapan tua di tengah hutan

Ku pandangi sebuah potret wanita remaja

Wajah yang pucat, lingkaran hitam menghiasi kelopak matanya

Tampak lelah mengoyak kabut di sepanjang jalan


Mengais buku catatan dengan sampul seorang pria dewasa

Foto badan yang membungkuk, senyum yang penuh luka

Tumpukkan hasil penebangan pohon dan gergaji di tangan

Mencoba mencederai dirinya berkali-kali setiap hari


Lukisan ibu dan anak laki-laki dengan panorama yang berbeda

Ujung payung yang membatasi keduanya

Lembaran yang menghiasi wajah Ibu terkelupas tanpa sisa

Lalu wajah ceria sang anak menggenggam kuat erat tangan sang ibu


Laki-laki yang tampak lusuh mengetuk pintu

Dia bercerita tentang penginapan tua yang ku singgahi

Seorang laki-laki berkeluarga meninggalkan ketiga anaknya

Tidak ke luar rumah tapi menetap di depan tungku kayu

Puluhan tahun ia mengurung seorang Ibu

Menangis kesendirian di dalam kamar yang penuh duka

Memisahkan dari anak laki-laki yang selalu menunggu dengan payung

Dari teras rumah, pintu pagar hingga ujung persimpangan jalan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Coretan

 - Oleh: Dina. S Ku ingin kamu hadir kembali dalam bingkai kacamataku yang tak lebih dari sejengkal ini Saat kamu ada ku tak ingin kamu perg...