Persimpangan Jalan
Oleh: Dina. S
Bertahan cukup lama di sebuah penginapan tua di tengah hutan
Ku pandangi sebuah potret wanita remaja
Wajah yang pucat, lingkaran hitam menghiasi kelopak matanya
Tampak lelah mengoyak kabut di sepanjang jalan
Mengais buku catatan dengan sampul seorang pria dewasa
Foto badan yang membungkuk, senyum yang penuh luka
Tumpukkan hasil penebangan pohon dan gergaji di tangan
Mencoba mencederai dirinya berkali-kali setiap hari
Lukisan ibu dan anak laki-laki dengan panorama yang berbeda
Ujung payung yang membatasi keduanya
Lembaran yang menghiasi wajah Ibu terkelupas tanpa sisa
Lalu wajah ceria sang anak menggenggam kuat erat tangan sang ibu
Laki-laki yang tampak lusuh mengetuk pintu
Dia bercerita tentang penginapan tua yang ku singgahi
Seorang laki-laki berkeluarga meninggalkan ketiga anaknya
Tidak ke luar rumah tapi menetap di depan tungku kayu
Puluhan tahun ia mengurung seorang Ibu
Menangis kesendirian di dalam kamar yang penuh duka
Memisahkan dari anak laki-laki yang selalu menunggu dengan payung
Dari teras rumah, pintu pagar hingga ujung persimpangan jalan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.