Teropong malam
Oleh: Dina. S
Mendidihkan segelas air
Mencubit sebutir kapsul yang akan dicairkan
Lalu meneguknya tanpa sisa
Untuk meredakan rindu yang terlarang
Sejauh ini bukan dia yang ku tunggu
Bukan pula aku yang dia cari
Namun kami berada di waktu yang sama
Saat aku menghilang dan dia kembali
Kami pun memiliki gelas yang serupa
Dibaluti plat besi yang berkarat lama
Lingkaran berlubang untuk si penuntun kisah
Lingkaran tertutup dijaga si pengurung yang pemurung
Bunyi klik kamera yang menghantui bait sajakmu
Merayu pengunjung radio yang sendu lagi pilu
Yang sesak biar jadi tenang, yang kelam mencoba tak tenggelam
Untuk meniadakan yang di atas meja, meski sepotong kue lapis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.