Jumat, 11 Juli 2025

Coretan

Paku atau Origami

Oleh: Dina. S


Tak mungkin aku lama berdiam diri

Sejak lama ingin aku jauh berlari

Maaf aku tak lagi melanjutkan

Karena aku tahu ini sebuah kesalahan


Kesetiaan yang pernah kau beri

Menciduk ego yang telah lama keras di hati

Mengubahku selembut peri

Dia membekas lama hingga saat ini


Yang memenuhi isi hati, kepala dan hariku hanya kamu

Ada sebagai bayangan, dan tetap menjadi bayangan;

Saat mata tak lagi saling bertemu


Apakah aku harus mencatutmu,

Seperti paku bekas figura di dinding

Atau melipatkan kenangan tentangmu

Seperti origami lalu menetap sampai mati

Rabu, 09 Juli 2025

Coretan

Judul: Bonus

Oleh: Dina. S


Aku tutup sebagian dari wajahku

Saat ku temukan ada yang keliru

Tercium bau dari satu baju

Di dalam susunan lemari baru


Aku melihat kamu dari tenangnya hidup ini

Tanpa salam kamu membayangi diri

Menguburkan rencana yang ku suka

Dan tanpa sadar, kamulah rencananya


Tujuanku memudar karena ada kamu

Upaya menyelinap di urutan tersusun; membuat

Jumlah yang ku hitung tak lagi sama

Undianku atau benar kamu yang menginginkan; untuk

Hadir di tengah hariku yang tenang

Selasa, 08 Juli 2025

Coretan

Mie Tebal

Oleh: Dina. S


Tanpa nyali kamu melihat duniamu yang ramai

Dan berbalik memulai menceritakan tenangnya duniaku

Detik ke menit, menit ke jam dan seterusnya

Mengelabui pendengar untuk menukar kenyamanan


Kamu melahap seluruh hidupku

Kehampaanku, kamu jadikan hiburan

Di kelam dan gelapnya penjaramu


Dengan tenang kamu sebut ini seni mencintai

Dengan tamak kamu mengacuhkanku berkali-kali

Dengan riang kamu meninggalkanku sendiri

Senin, 07 Juli 2025

Coretan

Tempat Pulang

Oleh: Dina. S


Aku merindukan malam yang sepi itu

Gemercik air yang menyerbu tepian

Remang lampu jalan mendayu tanpa daya

Bergelantungan kesana-kemari terhembus angin


Malam, gemercik air, lampu jalan dan angin

Mengikat antara kenangan, harapan menuju pulang


Namun ada bagian lain yang teringat

Akan si penawar rasa

Malam sepi kian pekat

Berubah hangat ketika berjumpa


Tentangnya, 

Wanita yang penuh dengan rasa tenang

Berdiri di sudut halaman, duduk di gang sempit

Terkadang mencariku yang lupa waktu

Senyumnya yang riang membalut luka dari kecemasanku

Minggu, 06 Juli 2025

Coretan

Pengisiku

Oleh: Dina. S


Perona merah yang tergaris di pipimu semakin menipis

Bintik hitam yang sempat kamu hapus

Kini kembali menguasai; sehingga

membuatmu semakin candu akan rasa malu


Daya tarikmu yang kuat melemahkanku

Saat kamu rela memasuki gelapnya ruanganku

Mencoba mencabikku dengan ketidaktahuanku

Lalu berusaha pamit dengan senyum yang kau tiru dari aku


Kini kamu mencari tempat persembunyianku

Dipenuhi perasaan buruk, dipencarnya selembar fotoku

Beralih ke jalan yang salah demi bertemu denganku

Untuk berlama-lama bersemayam denganku

Coretan

Judul: Kembali

Oleh: Dina. S


Kamu akan menyadarinya setelah pergi nanti

Berharap menuliskannya dengan jelas

Di sisa lembaran terakhir milikmu itu

Meluapkan diksi saat hasratmu kembali


Kamu denganku serupa

Untukmu, aku yang tampak menjauh

Kamu pun memudar saat aku mendekat

Berakhir sama-sama berteriak ingin kembali


Aku bukan tempat persinggahan

Persimpangan pun berbeda denganmu

Kamu denganku ada untuk saling mencintai

Jabatlah tangan ini sebelum perpisahan mencoba menjerat kembali

Coretan

Judul: Goresan

Oleh: Dina. S


Diammu menyiksa di sisa hidupku;karena

Tragedi pelarianmu hari Rabu tahun lalu

Mungkin senyummu mampu mendekapku saat rindu

Namun dia pula yang menggoreskan luka sepanjang waktu


Telah lama kamu membungkam bibirmu itu

Seolah aku yang membuatnya terkunci

Apakah pikiranmu menumpuk segala tentang aku?

Atau hatimu yang telah lama terjerat olehku

...

Lihatlah aku yang kini sesak menyesali

Saat tahu kamu putuskan menjadi penyendiri

Meski raga ini menerimamu pergi

Tapi jiwa berharap kamu kembali

Sabtu, 05 Juli 2025

Coretan

Judul: Pelampiasan

Oleh: Dina. S


Dengan alasan apapun aku akan tetap menunggu

Untuk segera membebaskan diri kita

Di akhir pesta kincir angin minggu ini


Telah ku siapkan rangkaian kata yang sendu

Agar kau tahu di mana rasa sakit itu tertahan

Biarkanlah air mata kita mengalir pilu

Sebagai pengganti saat kau melemparkan senyuman


Jangan pernah mencari aku di tempat manapun

Karena tak ada pelampiasan yang lebih baik dariku

Jumat, 04 Juli 2025

Coretan

Judul: Bagaimana?

Oleh: Dina. S


Sampai kapan kamu mendiamkan aku

Yang menyisihkan waktu untuk bertemu

Tunjukkan di mana letak rasa sakit itu

Agar aku bisa mengobatinya satu per satu


Kukunjungi tempat persembunyianmu

Lalu di tembok yang sama aku sandarkan tubuh ini

Kuungkapkan perasaanku dengan mencoretkan namamu

Sebagai penenang saat dulu terkekang melihatmu menangis di sana

...

Tentang malam itu, masihkah menghiasi mimpimu?

Maukah ku perlihatkan juga perasaan ini?

Bagaimana aku berusaha menjagamu?

Dan dalamnya acuhmu mulai menggorogi hati

Rabu, 02 Juli 2025

Prosa Biasa Aja

Sejuk

Oleh: Dina. S


 Empat hari sebelum bulan Juni berakhir di tempatku sejuk. Dan aku masih memikirkan apa yang terjadi denganmu setelah kita berpisah saat itu. Apakah kamu masih memasang tingkahmu yang palsu, atau kamu mulai terbiasa terbuka menjadi dirimu sama seperti saat pertama kita bertemu.

 Apakah kamu sudah lupa dengan kebiasaan burukmu yang meninggalkan potongan kertas di sudut lemari di pintu kelas? Yang berisi harapan yang sama kecilnya dengan ukuran dari kertas itu. Dan tahukah kamu, aku adalah orang yang menemukan, membaca dan membantumu untuk mewujudkan.

 Kamu sudah memiliki segala yang diinginkan, bisakah membalas kebaikanku itu? Jika diri ini tidak ada seberapanya kamu, mungkin permintaanku pun tak lebih besar. Lihatlah aku yang menghabiskan waktu hanya demi kamu.

 Berharap angan ini larut bersama angin sejuk di akhir bulan Juni. Biar membekas bias dalam kabut pagi atau cahaya lampu jalan di malam hari. Namun hingga penghujung malam bulan Juni, angan ini masih menempatkanmu.

Selasa, 01 Juli 2025

Coretan

Konotasi

Oleh: Dina. S


Akhirnya kamu menyadarinya

Tentang aku yang kamu lihat saat itu

Meski peran kita tak sama

Namun sinar kita serupa


Dunia kita sama gelapnya

Keriuhan yang memburuku

Tak ada beda dengan kesunyian,

yang menyeretmu dari waktu ke waktu


Apa harus aku mengakui?

Akan rasa malu dari tatapan matamu

Dia tampak membekas dalam ingatan

Tak dapat ku balas karena ku takut jatuh cinta

Coretan

Rautan Pensil Oleh: Dina. S Ku berharap kamu bertanya Seberapa gram serbuk; atau Seberapa banyak gulungan lembut Dari sisa sayatan pensil ya...