Rabu, 02 Juli 2025

Prosa Biasa Aja

Sejuk

Oleh: Dina. S


 Empat hari sebelum bulan Juni berakhir di tempatku sejuk. Dan aku masih memikirkan apa yang terjadi denganmu setelah kita berpisah saat itu. Apakah kamu masih memasang tingkahmu yang palsu, atau kamu mulai terbiasa terbuka menjadi dirimu sama seperti saat pertama kita bertemu.

 Apakah kamu sudah lupa dengan kebiasaan burukmu yang meninggalkan potongan kertas di sudut lemari di pintu kelas? Yang berisi harapan yang sama kecilnya dengan ukuran dari kertas itu. Dan tahukah kamu, aku adalah orang yang menemukan, membaca dan membantumu untuk mewujudkan.

 Kamu sudah memiliki segala yang diinginkan, bisakah membalas kebaikanku itu? Jika diri ini tidak ada seberapanya kamu, mungkin permintaanku pun tak lebih besar. Lihatlah aku yang menghabiskan waktu hanya demi kamu.

 Berharap angan ini larut bersama angin sejuk di akhir bulan Juni. Biar membekas bias dalam kabut pagi atau cahaya lampu jalan di malam hari. Namun hingga penghujung malam bulan Juni, angan ini masih menempatkanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Coretan

Buah Delima Oleh: Dina. S Bisakah aku pergi tanpamu, saat ku tahu Kamu bukan tempat terakhirku Liar perangaimu menelanku perlahan Lalu meluc...