Mie Tebal
Oleh: Dina. S
Tanpa nyali kamu melihat duniamu yang ramai
Dan berbalik memulai menceritakan tenangnya duniaku
Detik ke menit, menit ke jam dan seterusnya
Mengelabui pendengar untuk menukar kenyamanan
Kamu melahap seluruh hidupku
Kehampaanku, kamu jadikan hiburan
Di kelam dan gelapnya penjaramu
Dengan tenang kamu sebut ini seni mencintai
Dengan tamak kamu mengacuhkanku berkali-kali
Dengan riang kamu meninggalkanku sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.