Siluet
Oleh: Dina, S
Ku harap ku masih bisa membopongmu
Menarikmu untuk menjauhi ruang kegilaan,
Menuntun ke sebuah lorong
Sepi atau ramai, kamu pantas ada di sana
Waktu yang sama rimanya
Namun ruang yang berbeda
Goresan yang tergurat, membentuk siluet
Kosong..., hanya arsiran hitam pekat yang terhampar
Meredamkan suara-suara
Meletupkan pandangan biar tak ada yang singgah
Jerit tanpa arti dipikul sendiri
Menumpuk cahaya saat jeda
Meski ku ragu untuk bisa sampai di tempatmu
Menamatkan geram yang menggilasmu
Ijinkanku menunjukkan tentangmu di ujung temaram
Sebagai siluet yang tetap gelap di tengah terang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.