Hantu Kemarau
Oleh: Dina. S
Patah hati terbesarku ada di kamu
Lancangnya dia tidak akan pergi
'Ku pertahankan cinta yang mengantung
Namun, dia mekar di tengah hubunganmu dengan yang lain
Kita tak lantas cepat tuk saling melupakan
Aturan-aturan aneh tentang penunjuk arah
Warisan, mewakilkan ku tuk warnai harimu
Cubitkan saat kamu bosan di tengah kemarau
Fenomena bulan merah muda yang kutunjukkan; adalah
Unggahan terindah yang kupamerkan; redakan
Kecemasan karena cerobohnya saat jatuh cinta
Kantongi saja, untuk bekal membahagiakannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.