Bangku
Oleh Dina. S
Burung-burung gagak menjamu tuannya
Ramai mengurungnya di tengah lapang
Mematuk, melilitkan dengan paruh bergantian
Saling memutar lalu berjejer di atasnya
Seseorang dengan mata teduh yang kini sendu
Dikurung wajahnya dengan ujung topi
Air mata yang mengumpul di ujung dagu
Tersesalkan rangkaian kata untuk yang dikasihi
Semua yang tak pernah ada kini menjadi asa
Apa yang ia kisahkan kini benar menjadi nyata
Yang mencari selalu dikalahkan para pencuri
Merebut kelenggangan di kehidupan yang sama-sama sesak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.